6 Kesalahan blogger dalam pembangunan backlink

Saat ini semua orang tahu bahwa pembangunan backlink memegang peranan cukup penting dalam SEO, terutama dalam optimasi off-page dan pagerank. Teknik-teknik dalam pembangunan backlink yang ada di luar sana sudah sangat banyak, dengan anjuran bahwa kualitas suatu backlink itu sangat penting.

pembangunan-backlink

Nah, dalam melakukan pembangunan backlink ini, adalah hal biasa bila blogger melakukan kesalahan yang mau tidak mau akan sedikit berpengaruh pada posisi websitenya di search engine. Kesalahan dibawah ini mungkin termasuk didalamnya :

1. Backlink dari/ke website dengan reputasi buruk

Website dengan reputasi buruk seperti spam, scam, atau duplicate website sudah pasti masuk dalam "black-list" search engine. Nah, jika blog anda mempunyai hubungan dengan mendapat atau memberikan backlink ke website tersebut, bisa saja blog anda juga akan ketularan dan dicurigai sebagai website yang buruk. Oleh sebab itu hindari pemasangan link dari/ke website dengan reputasi buruk.

2. Menjual atau membeli backlink

Jika anda bermaksud mendapatkan backlink melalui website yang menjual link (backlink builder), hal ini sebaiknya dihindari. Search engine tentu punya cara khusus untuk mendeteksi massive link yang terbentuk dalam waktu singkat. Dan perlu diingat bahwa semua search engine hanya menyukai natural link.

Tidak berbeda dengan membeli backlink, menjual link juga akan memperburuk SEO suatu website. Melakukan ini bisa membuat blog anda terkena banned dari search engine karena dianggap melakukan spamming.

3. Mendapat nofollow link

Nofollow link tidak akan berguna jika anda bermaksud mengoptimasi blog pada search engine google. Ada baiknya jika anda menyisakan waktu hanya untuk mencari link berkualitas (dofollow) dari related blog yang lain. Kecuali jika tujuan anda juga untuk mendapat traffic, nofollow link mungkin akan sedikit membantu.

4. Backlink dari website berpagerank rendah

Sama halnya dengan nofollow link, backlink dari website berpagerank rendah juga tidak terlalu baik untuk SEO. Daripada anda membuang waktu mencari ribuan link dari website berpagerank rendah, lebih baik mencari satu-dua backlink saja dari website yang punya pagerank tinggi. Menurut saya ukuran minimum suatu pagerank yang "lumayan" adalah pr4.

5. Mendapat backlink yang tidak relevan dengan topik blog

Ukuran kualitas backlink pada dasarnya ada 2, yaitu backlink dari pagerank yang tinggi, dan backlink dari website yang relevan. Nah, walaupun blog anda mendapat backlink berpagerank tinggi, tapi niche blog anda tidak relevan dengan sumber backlink tersebut, maka backlink itu mungkin saja tidak akan dikalkulasikan dalam penentuan pagerank blog. Nah, jika blog anda bertema blogging, dapatkan backlink dari blog yang bertema blogging juga.

6. Backlink dengan Anchor text yang tidak sesuai keyword

Anchor text juga berperan dalam kualitas backlink. Keyword blog yang digunakan sebagai anchor text akan membuat backlink lebih berkualitas. Sebaiknya hindari menggunakan anchor text yang sama sekali tidak mendeskripsikan blog seperti : "klik disini", atau "lihat disini", dll.

Menurut saya, 6 hal diatas merupakan kesalahan umum yang sering dilakukan blogger dalam pembangunan backlink. Semua orang tentu punya pandangan yang berbeda-beda. Bagaimana dengan anda?